Posts

Showing posts with the label Struggle

Unworthy

Image
Akhir-akhir ini kayaknya hidup terasa berat, berat banget... Selalu mengalun dalam pikiran, Kenapa dulu harus bersemangat untuk bangkit? Kenapa dulu harus dikasih kesempatan kedua? Kalau dulu berakhir, mungkin tidak perlu rasanya mengalami hal-hal seperti ini lagi.. Tapi selalu aku lawan, berusaha banget aku lawan.. Harus sadar, Tanpa kesempatan kedua, banyak hal baik juga yang udah didapat ga akan kamu alami.. Tanpa kesempatan kedua, mungkin kamu ga bisa bertemu banyak lagi orang hebat.. Bukankah hidup itu seperti roller coaster? Bukankah hidup itu selalu satu paket? Dimana ada naik, pasti ada turun.. Dimana ada bahagia, pasti ada kesedihan.. Bukankah dari semua itu kita akan selalu belajar? Tapi Tuhan bolehkah saya bertanya kapan titik ini akan naik? Bolehkah saya mengemis untuk mengubah kondisi ini? Menerima keadaan diri sudah membutuhkan waktu yang tidak sebentar, bahkan mungkin hingga saat ini aku belum mencintai diriku sendiri..   Tapi apa yang bisa aku cintai dari diriku sen...

Fighting Dragons With You (How You Can Survive in Medical Jungle)

Image
"Long live Steroid'09" Fakultas kedokteran, suatu fakultas yang bagi orang awam semua selain biayanya yang mahal terkenal dengan program pendidikannya yang sulit. Berisi orang-orang yang pintar. Orang-orang yang selalu berpikiran kritis dan logis. Apakah benar? Mungkin benar, tapi tidak semengerikan itu.. Kembali ketahun 2009 ketika pertama kali saya menginjakan kaki saya di fakultas kedokteran, apa yang saya pikirkan sama seperti orang-orang awam lainnya (karena tidak ada keluarga dekat saya yang menjadi dokter, i’m first). Sudah terbayang tiga setengah tahun saya akan menjadi robot, terasing serta memiliki teman-teman yang seperti robot juga. Padahal saat itu, saya sedang berada di fase main main dan main. Bagaimana saya tidak stress? Tidak selesai sampai disitu, saya pun harus mengikuti ospek yang terbagi menjadi dua, universitas dan fakultas. Di ospek universitas saja saya sudah merasa malas luar biasa, kenapa? Karena menurut saya banyak hal-hal di ospe...

Class Clown (Coping Mechanism)

Image
“Menurut anda, peran apa yang mendeskripsikan anda didalam suatu lingkungan?” Mungkin selain orang yang antagonis saya juga berperan sebagai salah satu class clown di lingkungan saya. Yap dua buah peran yang berbanding terbalik satu sama lain. Kok bisa? Seperti yang sering saya ungkapkan di beberapa postingan saya, bahwa saya orang yang sangat-sangat jauh dari kata sabar, penuh emosi, tumbuh dalam suatu perasaan dendam yang luar biasa. Namun walaupun begitu, saya selalu berusaha membuat orang disekitar saya bahagia (walau harus mengorbankan kebahagiaan saya sendiri). Akibat hal tersebutlah saya orang yang memiliki ambang stress yang rendah atau mudah stress. Segala hal untuk meredakan stress sudah saya coba, dimulai dengan mekanisme pertahanan diri yang bersifat adaptif (berbicara dengan orang terdekat) hingga yang bersifat maladaptif (makan berlebih, merokok, mengkonsumsi alkohol, etc) Terkadang mekanisme koping tersebut berhasil, terkadang juga gagal. Dan berakibat stress...

Just Pull The Trigger

Image
"Sabar, apa itu sabar?" Dari KBBI arti sabar sendiri adalah tahan menghadapi cobaan (tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, tidak lekas patah hati) Mudah memang, tapi apakah dengan membaca arti dari kamus kita bisa langsung mengerti dan mengamalkannya? Jawabannya tergantung masing-masing individu.. Bagi pribadi saya sendiri, saya tidak bisa. Untuk bisa melakukan suatu hal saya harus mengerti hal tersebut, dimulai dengan mengerti artinya dan melihat contohnya. Yap melihat CONTOHNYA .. Kenapa saya membahas topik sabar ini? Sering sekali saya mendapat teguran atau nasihat untuk “sabar dyka”, mungkin karena memang saya bisa digolongkan orang yang tidak bisa bersabar. Kenapa saya bisa menjadi orang yang tidak sabar? Sejak saya kecil, saya harus dihadapkan dengan seorang individu yang JAUH dari artian sabar. Ada orang salah sedikit, DOR! Langsung orang itu marah-marah. Oh tidak usah salah, misalkan ada karyawan yang sedang melayani pembeli, langsung itu orang data...

Spotlight

Image
Sungguh sangat menyenangkan ketika kamu berada didalam zona nyaman mu, saat semuanya terasa mudah dan saat semuanya terasa baik-baik saja tanpa usaha. Back when I was in university, saya punya suatu lingkungan yang menjadi zona nyaman saya. Seakan saya bisa selalu menyandarkan semua masalah saya kepada orang-orang ini. Hidup saya bahagia. Terlampau bahagia. Saya lupa, ketika saya terlalu nyaman berada di suatu lingkungan saya kehilangan peran saya sebagai individu. Saya terlalu sibuk mendorong keberhasilan orang-orang yang menurut saya ada adalah zona nyaman saya. Saya terlalu sibuk untuk menekan ego dan euforia saya untuk menghindari kecemburuan orang-orang dan ketidak nyamanan mereka. Saya terlalu sibuk menutup diri saya untuk relasi-relasi baru karena takut kehilangan mereka. Saya lupa untuk bertanya kepada diri saya sendiri “apakah mereka melakukan hal yang sama?” Pertanyaan itu terjawab ketika saya berada di titik jatuh saya dalam 26 tahun hidup saya. Siapa yang be...

BELITUNG 8

Image
“Knowledge is Power but Character is More” Siapa yang tidak tahu motto ini? Yah motto dari sekolah favorite di kota Bandung, SMAN 3 Bandung. Apakah saya sekolah disitu? Tentu saja tidak hahahaha tapi blog ini memang untuk mereka, penghuni Belitung 8, West Belitung, SMA Negeri 3 Bandung. Sejak saya sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, saya bisa dibilang anak yang berprestasi (ciee), but this is serious. Mungkin ini yang membuat orang tua saya bersemangat untuk memasukan saya ke sekolah nomor satu di kota Bandung (saat itu, saya tidak tahu sekarang loh hhe) Ketika saya ujian nasional di tingkat SMP, entah bagaimana caranya saya berhasil lulus dengan peringkat UN kedua tertinggi se-SMP saya (pertama saat itu saya ingat diraih oleh teman segroup saya juga Regina Asri, that’s so typical yah pergroup-an disekolah seperti itu). Tapi sejujurnya saya tidak terlalu percaya diri saat itu, kenapa? Karena saya peringkat ke-2 tertinggi di sekolah SMP yang saat itu hanya berada di...

What Doesn't Kill You Makes You Stronger 2.O

Image
Work Hard & Make It Happen! Bukan kedokteran namanya kalau tidak ada cerita didalamnya.. Tidak ada dendam tidak, pokoknya tulisan ini justru ucapan terimakasih untuk orang yang saya maksudkan dan berharap bisa menjadi motivasi buat orang-orang seperti saya… Cerita ini dimulai ketika saya berada di fase pendidikan sarjana kedokteran dan harus mengikuti diskusi kelompok (mirip dengan tutorial) Diskusi kelompok adalah suatu metode pembelajaran dikedokteran UNJANI (saya tidak tau ditempat lain) dimana sistemnya kami dibagi menjadi kelompok-kelompok berisikan sekitar 12 orang yang kemudian akan belajar dari suatu kasus yang diberikan dan dibimbing oleh satu orang dokter konsulen disetiap kelompok kecil. Yap mirip dengan tutorial, tapi perbedaannya diskusi kelompok ini kasusnya hanya diselesaikan dalam satu hari karena kasus yang diberikan sudah jelas. Jadi di UNJANI tidak ada tutorial dong? Oh ada tetap 🙃 Nah kelompok diskel ini bertahan 2 blok (untuk blok dengan masa 4 ...

Love Hate Relationship (What doesn't Kill You Makes You Stronger)

Image
Enak Ya jadi dokter... Suatu pertanyaan yang sering gw dengar, entah dari orang lain bahkan keluarga sendiri.. Jawabannya? Biasanya gw hanya tersenyum tanpa mengucapkan apa-apa.. Suatu pernyataan enak atau tidak tergantung kepada masing-masing individu yang merasakan dan menilainya secara langsung. Kalau menurut gw enak tapi menurut orang engga? Ya gw gak bisa maksain, begitupun sebaliknya. Tapi menurut gw, jadi dokter itu ya kaya love-hate relationship.. Jadi disaat dulu setiap anak kecil ditanya kalau sudah besar mau jadi apa? Biasanya jawabannya gak jauh dari dokter, guru, astronot atau arsitek. Ya begitu juga gw, jawaban gw ya mainstream aja tapi karena dari kecil gw udah labil gw bisa jawab sesekali dokter sesekali arsitek hahahaha Tapi sebenerny gw sendiri gatau gw mau jadi apa… Sampe akhirnya gw tumbuh makin mengerti dari masing-masing profesi itu dan akhirnya gw punya cita-cita. Jadi dokter? Bukan cita-cita saya sebenarnya adalah duta besar. Tapi sialnya saya b...